Jepang adalah sebuah negara kepulauan di Asia Timur. Letaknya di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Republik Rakyat Tiongkok, Korea, dan Rusia. Pulau-pulau paling utara berada di Laut Okhotsk, dan wilayah paling selatan berupa kelompok pulau-pulau kecil di Laut Tiongkok Timur, tepatnya di sebelah selatan Okinawa yang bertetangga dengan Taiwan.

Baca juga: Fakta-Fakta Unik yang Hanya Ada di Jepang (Bagian 1)

Di Jepang sendiri memiliki fakta-fakta unik yang memang hanya dimiliki oleh negara tersebut. Fakta-fakta unik yang hanya ada di Jepang, antara lain sebagai berikut:
  1. Judi paling populer di Jepang adalah pachinko.
  2. Tidak ada perayaan tahun baru di jalanan umum, di taman, atau di tempat terbuka untuk umum lainnya.
  3. Sim mereka mempunyai system poin. Sekali melanggar peraturan lalu lintas bisa mengurangi 1-2 poin (tergantung kesalahannya). Poin ini akan diperbarui 1 tahun sekali. Artinya kalau sebelum 1 tahun poin kita sudah habis, kita tidak boleh menyetir lagi sebelum kita ambil tes ulang menyetir!!
  4. Dalam mengadakan pernikahan, orang Jepang cuma mengundang 50-100 orang. Dan masing-masing tamu harus memberikan uang (wajib) minimal 30 ribu yen (Rp 3.000.000). Makanya kalau ada 2-3 bahkan lebih teman yang menikah dalam 1 bulan, itu akan menjadi bencana bagi dompet orang yang mendapat undangan.
  5. Banyak es krim, puding dan cake dengan rasa aneh. Misalnya es krim kacang merah topping ubi, puding labu, dan cake kentang dengan toping ubi.
  6. Selamat pagi dalam bahasa Jepang = ohayou gozaimasu, tapi kalau ohayou gozaimasu kita translate langsung sebenarnya artinya adalah "cepat sekali kamu (datangnya)". Jadi pemakaiannya bisa lebih luas. Misalkan kita telat pergi ke kantor (baru datang jam 12 siang) sementara jam mulai kantor jam 9 pagi, begitu bertemu teman kantor kita, yang kita ucapkan adalah ohayou gozaimasu (selamat pagi). Begitu juga kalau kita kerja di restoran, misalkan kita dapat shift jam 3 sore, begitu kita datang kita kasih salam ohayou gozaimasu ke orang-orang shift sebelumnya.
  7. Bagi orang Jepang, membaca tulisan alphabet perasaannya sama seperti kita kalau membaca/melihat kanji (bikin pusing).
  8. Kalau kita berbicara cincin dan mangkok semua orang akan menoleh ke kita jadi kalau kita sebut "cincin", dalam bahasa Indonesia artinya kan benda yang buat dimasukin ke jari sebagai perhiasan, tapi dalam bahasa Jepang artinya adalah alat kelamin laki-laki (ti**t) sementara "mangkok" atau lebih tepat ditulis "mangko" artinya adalah lawannya si "cincin" itu.
  9. Terdapat huruf braille untuk orang buta disegala tempat, mulai dari station, kereta, jembatan, lampu merah, sampai ada banyak restoran yang menyediakan menu khusus dengan huruf braille! ini patut di contoh sama Indonesia, pemerintah Jepang sangat memperhatikan penyandang cacat.
  10. Orang-orang Jepang kalau sedang menelepon client/temanpun, badannya pasti ikutan membungkuk waktu berbicara "terima kasih" / "maaf". Dan semua orang yang sudah tinggal cukup lama di Jepang akan tertular virus ini.
  11. Sensei artinya bukan "guru" , tapi merupakan sebuah panggilan ke beberapa profesi orang : guru, pengarang komik, dokter, pengacara, accountant terkenal, dll. Kalau dilihat dari kanjinya, kanji pertama "sen" artinya "duluan", dan kanji kedua "sei" artinya "lahir", jadi kalau di translate langsung artinya kira-kira "lahir terlebih dulu", dan kalau kita liat maknanya = orang yang mempunyai pengalaman/ilmu karena dia sudah menuntut ilmu terlebih dulu daripada kita.
  12. Anak SD wajib pake tas kotak (seperti yang digunakan conan) yang harganya sangat mahal (satunya kira-kira Rp 2.000.000 - Rp 3.000.000).
  13. Di Jepang jarang ada lalat dan nyamuk.
  14. Punya 3 kata pengganti untuk diri sendiri : watashi/watakushi (saya), boku (aku), ore (gue). Watashi biasanya dipakai dalam hal-hal formal, sedangkan boku dan ore bisa dipakai anytime.
  15. Hanya ada 2 lagu Indonesia yang ada di karaoke Jepang : "bengawan solo" dan "nona manis siapa yang punya". Itupun sudah dirubah liriknya ke dalam bahasa Jepang.
  16. Kalau di Indonesia, tv selalu penuh dengan acara gosip, kalau di Jepang tv selalu penuh dengan acara lawak. Dan biasanya group lawak mereka hanya terdiri dari 1-3 orang.
  17. Pepsi di Jepang punya rasa yang aneh : pepsi timun, pepsi kacang merah, dan pepsi shiso (shiso = daun perilla, daun yang punya wangi aneh, biasanya untuk dicampur dengan sushi).
  18. Jepang = netidakra yang seragam tipe orangnya.
  19. Orang Jepang sangat lemah terhadap makanan pedas. Ini serius! Jangan sekali-kali membawa mereka ke restoran yang makanannya pedas-pedas, bisa-bisa sakit selama 1-2 hari. Tapi aturan ini tidak berlaku bagi orang Jepang yang hobby travelling dan punya jiwa adventurir yang tinggi.
  20. Semua ramen di Jepang (mayoritas) pasti memakai daging babi.
  21. Satu-satunya penyanyi Indonesia yang ada di karaoke Jepang adalah "Delon", karena dia pernah duet dengan Mayumi Itsuwa menyanyikan lagu "kokoro no tomo".
  22. Orang Jepang kalau memberikan oleh-oleh sangat sedikit.
  23. Pizza di Jepang merupakan makanan yang cukup exclusive (apalagi restoran khusus pizza seperti pizza hut dll). 1 loyang pizza ukuran medium, paling murah (biasanya) 1500 yen (Rp150.000), sementara untuk ukuran large biasanya 2000 yen-an. Kalau yang rasanya enak, biasanya pizza-pizza yang harganya 2000 yen keatas (untuk ukuran M).
  24. Toko baju paling murah di Jepang = uniqlo.
  25. Ada coklat dengan rasa aneh : rasa cabe, rasa wasabi, rasa kacang merah, dll.
  26. Untuk memberikan sesuatu dengan sopan, orang Jepang menggunakan kedua tangan mereka (bukan tangan kiri atau tangan kanan saja).
  27. Cara penulisan angka 7 dan 9 mereka seragam : angka 7 selalu ditulis persis seperti gambar disamping, sementara garis terakhir dari angka 9 selalu dibuat tegak lurus.
  28. Komik bukan bacaan untuk anak-anak saja, bahkan sampai kakek-kakekpun masih ada yang baca komik.
  29. Banyak bar dan cafe yang menyediakan meja tanpa tempat duduk, atau artinya kita harus berdiri disana. Salah satu contohnya : bar ala Jepang, beberapa cabang starbucks, coldstone.
  30. Kita punya vocab "kaki 1000" untuk binatang yang mirip lipan dan bentuknya jijik itu, kalau orang Jepang menyebutnya "mukade" atau "kaki 100".
  31. Toko baju bekas (second) bertebaran dimana-mana! Ada toko yang bisa menjual 1 baju cuma 100-300 yen (Rp10.000 - Rp30.000), dan brand-brandnya banyak brand-brand eropa juga kalau kita beruntung. Tapi kalau toko-toko second di harajuku dll (biasanya untuk merk fred perry, abrecrombie dsb) harganya bisa 5000 yen-an (Rp 500.000). Disini juga banyak toko second untuk barang-barang branded (LV, gucci, dll), yang harga awalnya 60ribu yen, bisa jadi 40ribu yen.
  32. Tidak ada swear words yang benar-benar kasar di bahasa Jepang. Bahasa terkasar mereka mungkin "bakayaro" = bego!, "kuso!"/"kusotare" = t*i!, "aho!" = t*lol, "busu" = buruk/ busuk! (khusus untuk mengejek perempuan yang tidak cantik), "kutabare" / "kutabacchimae" = mati aja lo!
  33. Selain tidak bisa mengucapkan huruf L (mereka biasanya tidak mengerti beda L sama R), mereka juga tidak bisa mengucapkan "er"/ "ur" dalam bahasa inggris (biasanya mereka lafalin "a"). misal : rider, bunyinya kalau diucapin orang Jepang jadi "raida", hamburger jadi "hambaagaa".
  34. Buah di Jepang harganya sangat mahal.
  35. Disepanjang jalanan umum (jalan besar) pasti ada jalur khusus untuk orang buta. Dan jalur ini tidak putus-putus!
  36. Banyak penyanyi yang tidak bakat nyanyi + dance tapi terkenal di Jepang. Contoh (no offense) : Ayumi Hamasaki, Morning Musume, Koda Kumi, SMAP, Arashi, dll
  37. Ada beberapa provider telpon di Jepang (docomo, softbank, au, dll). Yang bikin tidak enaknya, dari satu provider ke provider lain tidak bisa kirim sms! Jadi kita harus kirim via email.
  38. Orang bermasker bertebaran dimana-mana.
  39. Pintu sebelah kiri belakang taxi buka/tutup secara otomatis.
  40. Okinawa merupakan satu-satunya daerah di Jepang yang punya bahasa daerah yang sangat beda dengan bahasa Jepang standard. Sementara daerah lain bahasanya mirip-mirip sama bahasa Jepang standard.
  41. Brand-brand produksi Jepang yang terkenal di kalangan anak-anak muda Jepang : bathing ape (t-shirt), evisu (jeans), uniqlo (jaket2, t-shirt), mujirushi "MUJI" ryouhin (kemeja, topi, aksesoris), beams (sweater, kemeja), united arrows (kemeja, jacket, t-shirt), madfoot (snickers), SHIPS (jacket), asics (snickers, sport shoes). Bahkan mereka punya label sendiri untuk brand burberry, yaitu burberry blue label (untuk perempuan) dan burberry black label (untuk laki-laki). Harganya lebih murah daripada burberry standard.
  42. Blackberry tidak terkenal disini! Mereka lebih pilih iphone.
  43. Tes bahasa inggris yang populer adalah TOEIC (bukan TOEFL atau IELTS). Sangat susah bagi mereka untuk tembus angka 700 poin.
  44. Harga senyuman = 0 yen, itulah yang tertera di menu MCD.
  45. Selain senyuman pelayan MCD, barang gratis yang bisa kita dapatkan disini adalah tissue dan kipas!! Dibagikan di jalanan umum untuk promosi sebuah produk atau tempat tertentu (biasanya ada iklan yang di print di kipasnya atau di sebuah kertas yang diselipin di bungkus tissue).
  46. Orang Jepang jarang memasang foto dirinya sendiri yang keliatan jelas di social networking atau blog.
  47. Tradisi mereka di hari terakhir bekerja di kantor sebelum tahun baru adalah membersihkan kantor bersama-sama.
  48. Jaman dulu ada sistem kasta di Jepang.
  49. Perceraian banyak terjadi di umur 50 ke atas (terutama setelah pensiun). Faktor penyebabnya karena si suami biasanya terlalu konsen bekerja sehingga jarang bertemu istri. Begitu pensiun, tiap hari bertemu istri, dan mulai terasa ketidakcocokan.
  50. Adegan mengantarkan pacar sampai rumah tidak berlaku di Jepang! Cukup mengantarnya sampai station. Kalau perginya rame-rame, bahkan tidak perlu dianterin sampai station, jadi si perempuan jalan sampai station bareng teman-temannya.

source: ngotaku

Post a Comment

Powered by Blogger.