Ya, ini tulisan pertama saya dalam mengulas fansub subtitle indonesia. Bukan maksud menjelekkan salah satu fansub, disini hanya memberi informasi tentang kelebihan-kelebihan yang terdapat pada fansub tersebut.
Oke, langsung saja saya mulai sedikit ulasan dibawah ini.


Keterangan:
Screenshot atas adalah garapan dari AWSubs.
Screenshot bawah adalah garapan dari Lokalsubs.

Opening:
Kedua opening tidak ada karaoke-nya. Wajar saja sih, anime awal episode 1 pasti lirik official belum ada. Dan memang lagu openingnya ini lumayan tidak jelas kata-katanya jika didengarkan sendiri.

Screenshot 1:
Disini adalah screenshot saat Nicolas mendengarkan ocehan seseorang yang menyuruh Alex. Kedua percakapan diatas memang sangat berbeda artinya.
Percakapan di AWSubs "Kembali ke jalan sana", yang artinya menyuruh Alex untuk pergi dari tempat dia berada sekarang.
Percakapan di Lokalsubs "Cari pelanggan lebih banyak", yang artinya menyuruh Alex untuk mencari pelanggan dalam artian "melayani para pria".
Ntah mana yang benar, soalnya saya nggak paham bahasa jepang dan memang perkataan di anime-nya agak lirih. Namun dengan melihat dari terjemahan diatas, mungkin bahasa yang lebih enak didengar adalah "Carilah pelanggan lebih banyak!", berhubung mengingat pekerjaan Alex adalah wanita tunasusila.

Screenshot 2:
Disini adalah screenshot saat Nenek Joel meminta Worick untuk mengantar makanan. Dan jika dilihat dari kedua screenshot diatas, saya lebih ngeh saat membaca terjemahan dari Lokalsubs yang benar-benar menjelaskan bahwa yang dititipkan Nenek Joel kepada Worick adalah makanan. Berbeda dengan terjemahan dari AWSubs, saya mengartikan bahwa Nenek Joel sedang meminta Worick untuk mengantarkannya ke suatu tempat.

Screenshot 3:
Disini hanya berbeda terjemahan saja, dari AWSubs mengartikan "Kapten Chad" dan dari Lokalsubs mengartikan "Inspektur Chad". Namun disini saya jelas-jelas mendengar perkataan Nenek Joel dalam bahasa jepang "Chad Keibu" yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah Inspektur Chad.

Screenshot 4:
Lagi, disini beda arti terjemahan. Dan saya yakin anak buahnya Barry tidak ngomong "sansen" yang artinya 3000, kalau tidak salah dengar anak buahnya si-Barry ngomong "san-ban" entah apa artinya. Kalau ada yang paham bahasa jepang bisa bantu saya.

Fix disini saya salah lihat terjemahan dari AWSubs, 30.000 (sanban) saya kira 3.000 (sansen), jadi yang benar dari terjemahan AWSubs ya. Soalnya si anak buahnya Barry mengatakan sanban.

Screenshot 5:
Bukan maksud menyalahkan atau sebagainya, tapi saya memang merasa asing dengan istilah tagger, dan jika itu adalah istilah asing maka disarankan menggunakan tulisan miring (italic).
Namun setelah melihat terjemahan dari Lokalsubs yang menerjemahkannya menjadi "berandalan berliontin", jadi mungkin tagger artinya adalah pemakai liontin. Namun saya benar-benar minta maaf jika mengartikan bahasa inggris tersebut salah, karena memang nilai bahasa inggris saya bisa dikatakan tidak bagus. Hahahaha..

Ending:
Untuk endingnya sudah ada kara-nya di kedua garapan fansub tersebut. Keduanya bagus, namun saya lebih prefer pada kombinasi warna dan font yang terdapat dalam terjemahan AWSubs.


Mungkin cukup sekian dulu ulasan kali ini. Oh ya, saya tidak akan memberikan kesimpulan apa-apa tentang garapan kedua fansub terkenal tersebut, karena tiap orang memiliki pandangan masing-masing terhadap sebuah karya. Biarlah mereka yang menentukan hal tersebut.
Terima kasih, sampai jumpa di ulasan selanjutnya (kalau nggak malas).
Powered by Blogger.